Pembuktian DI.GROW pada Tanaman Timun di OKI
Budidaya timun tidak selalu berjalan mulus. Tanaman yang tumbuh lambat, daun pucat, batang kurang kokoh, bunga mudah gugur, hingga buah berukuran kecil dan tidak seragam dapat menjadi tantangan yang berdampak pada produktivitas dan potensi hasil panen. Kondisi tersebut juga dialami Bapak M. Ali Imron, petani timun dari Desa Lubuk Makmur, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Untuk membantu mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman, Bapak Ali mengaplikasikan DI.GROW sesuai fase pertumbuhan tanaman. Setelah aplikasi, perubahan mulai terlihat pada kondisi tanaman—pertumbuhan lebih seragam, daun berkembang lebih lebar dan hijau, batang terlihat lebih kokoh, bunga berkembang lebih optimal, serta buah tumbuh lebih seragam.
Pengalaman Bapak Ali menjadi salah satu pembuktian di lapangan bahwa dukungan biostimulan yang tepat dapat membantu tanaman timun tumbuh lebih optimal dan tetap bertenaga selama masa produksi. DI.GROW — bantu tanaman tumbuh optimal, bantu pertahankan performa hingga masa panen.