Bpk. H. Komaludin, Desa Margamukti, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung
Musim kemarau menjadi periode paling kritis bagi budidaya kentang. Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat populasi hama thrips berkembang sangat cepat. Akibatnya, daun menjadi keperakan, mengering, proses fotosintesis terganggu, dan pembentukan umbi tidak berlangsung optimal. Jika terlambat dikendalikan, kerugian hasil panen pun sulit dihindari.
Hal inilah yang pernah dialami Bpk. H. Komaludin, petani kentang asal Kampung Los Cimaung, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di wilayah sentra kentang yang dikenal memiliki tekanan hama thrips cukup tinggi saat musim kemarau, beliau mencari solusi agar tanamannya tetap sehat dan produktif.
Melalui penggunaan DynaGrow Proteksi, serangan thrips di lahan kentangnya berhasil dikendalikan dengan baik. Tanaman tetap tumbuh sehat, daun terjaga, dan perkembangan umbi berlangsung lebih optimal sehingga potensi hasil panen dapat dipertahankan.