Cara Mudah Buahkan Mangga: Bunga Lebat, Buah Anti Rontok dengan Nutrisi DI Grow

Mangga merupakan salah satu buah favorit masyarakat Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, banyak petani mengeluhkan pohon mangga sulit berbunga, bunga sedikit, atau bunga dan buah muda mudah rontok sehingga hasil panen tidak maksimal. Padahal, selain faktor cuaca dan umur tanaman, keberhasilan pembuahan sangat dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi selama fase generatif.

Agar pohon mangga berbunga lebat dan mampu mempertahankan buah hingga panen, tanaman membutuhkan nutrisi yang lengkap dan seimbang. Unsur hara makro berperan dalam mendukung pertumbuhan tanaman, sedangkan unsur mikro seperti Boron (B), Zinc (Zn), dan Magnesium (Mg) sangat penting untuk pembentukan bunga, penyerbukan, serta perkembangan buah. Selain itu, keberadaan asam amino dan hormon alami juga membantu tanaman lebih siap memasuki fase reproduksi.

Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan DI Grow, nutrisi tanaman lengkap yang diperkaya biostimulan alami dari ekstrak Rumput Laut (Ascophyllum nodosum). DI Grow mengandung unsur hara makro dan mikro, asam amino, hormon tumbuh alami (Auksin, Sitokinin, dan Giberelin), serta asam amino, asam humat dan asam alginat yang bekerja sinergis mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Pada fase menjelang pembungaan, kandungan biostimulan DI Grow membantu merangsang pembentukan tunas bunga, meningkatkan aktivitas fotosintesis, memperkuat sistem perakaran, dan meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara dari tanah. Ketika tanaman memasuki fase berbunga hingga pembentukan buah, nutrisi lengkap dalam DI Grow membantu memperkuat tangkai bunga, mengurangi kerontokan bunga dan buah muda, serta meningkatkan keberhasilan pembentukan buah.

Untuk hasil yang optimal, aplikasi DI Grow Hijau dapat dilakukan sejak fase persiapan berbunga dengan dosis 3–5 ml per liter air, disemprotkan ke seluruh bagian tanaman setiap 10-15 hari. Setelah tanaman memasuki fase pembentukan buah, aplikasi dapat dilanjutkan menggunakan DI Grow Merah dengan dosis 5–7 ml per liter air setiap 10-15 hari sekali. guna mendukung pembesaran buah, meningkatkan kualitas, serta mempertahankan buah hingga panen.

Tanpa Aplikasi DI Grow. Bunga mangga Telat Muncul
Aplikasi DI Grow. Bunga mangga lebih cepat keluar uah lebat

Selain pemberian nutrisi, petani juga perlu melakukan pemangkasan cabang yang tidak produktif, menjaga kelembapan tanah, menghindari pemupukan nitrogen secara berlebihan menjelang pembungaan, serta mengendalikan hama dan penyakit secara terpadu. Kombinasi teknik budidaya yang tepat dengan nutrisi lengkap akan menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif.

Dengan perawatan yang benar dan aplikasi nutrisi DI Grow secara rutin, pohon mangga lebih cepat keluar bunga,  menghasilkan bunga yang lebat, mengurangi kerontokan, meningkatkan jumlah buah yang dipanen, serta menghasilkan buah dengan ukuran lebih seragam dan kualitas yang lebih baik. Karena panen mangga yang melimpah selalu diawali dari tanaman yang sehat dan nutrisi yang tepat.