ANTISIPASI PADI REBAH SEJAK DINI

oleh : Alfi Wibowo, SP/ Agronomis 

Padi rebah merupakan salah satu penyebab utama turunnya hasil panen padi. Tanaman yang roboh tidak hanya menyulitkan saat panen, tetapi juga menyebabkan gabah hampa, rontok, dan kualitas menurun. Masalah ini sering muncul karena batang lemah dan perakaran tidak kuat. Oleh sebab itu, antisipasi padi rebah harus dilakukan sejak awal pertumbuhan tanaman.

Salah satu kunci utama mencegah padi rebah adalah pemenuhan nutrisi lengkap dan penggunaan biostimulan alami, seperti yang terdapat pada pupuk organik DIGROW.

Penyebab Padi Rebah yang Sering Terjadi

Padi rebah umumnya disebabkan oleh:

  • Pertumbuhan vegetatif berlebihan akibat nitrogen tinggi
  • Batang padi panjang namun tipis dan rapuh
  • Perakaran lemah dan dangkal
  • Kekurangan unsur penguat batang seperti kalium dan silika
  • Pengaruh angin kencang dan hujan deras saat fase generatif

Jika kondisi ini tidak diantisipasi sejak awal, potensi hasil panen bisa turun drastis.

Strategi Antisipasi Padi Rebah dengan Dukungan DIGROW

  1. Kurangi pupuk kimia terutama kandungan Nitrogen Tinggi (Urea)

Penggunaan pupuk kimia berlebih nyatanya memiliki dampak buruk terhadap tanaman padi. Memang saat aplikasi pertumbuhan akan terlihat sangat cepat, hijau dan tinggi, akan tetapi memiliki resiko batang lunak. Hal inilah yang menyebabkan padi gampang tumbang. Maka dari itu untuk antisipasi saat musim hujan pupuk kimia disarankan dikurangi 50 persen dan didukung penggunaan pupuk Digrow.

 

  1. Perkuat Batang Sejak Fase Awal

Batang padi yang kuat terbentuk dari nutrisi lengkap dan seimbang. DIGROW mengandung unsur hara makro dan mikro, serta diperkaya asam amino, asam humat, asam alginat, dan ZPT alami dari rumput laut, yang membantu:

  • Mempertebal dinding sel batang
  • Mengontrol pertumbuhan agar tidak terlalu tinggi
  • Membuat tanaman lebih kokoh dan tidak mudah rebah
  1. Bangun Sistem Perakaran yang Kuat

Akar adalah pondasi utama tanaman padi. Dengan akar yang kuat dan dalam, tanaman mampu berdiri tegak meski diterpa angin dan hujan. Kandungan asam humat dan fulvat pada DIGROW berperan penting dalam:

  • Merangsang pertumbuhan akar aktif
  • Meningkatkan serapan nutrisi
  • Memperbaiki struktur tanah
  1. Seimbangkan Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif

Salah satu penyebab padi rebah adalah pertumbuhan daun dan batang yang terlalu dominan. Biostimulan alami DIGROW membantu menyeimbangkan fase vegetatif dan generatif, sehingga:

  • Tanaman tumbuh proporsional
  • Malai terisi penuh tanpa membebani batang
  • Risiko rebah menjelang panen berkurang

Padi rebah Adalah masalah teknis yang bisa dicegah. Dengan pengelolaan budidaya yang tepat dan dukungan nutrisi lengkap plus biostimulan alami dari DIGROW, tanaman padi dapat tumbuh lebih kuat, seimbang, dan tahan rebah hingga panen.