Oleh : Asep Rahmat, SP /Agronomis DI.GROW
DI.GROW, biostimulan alami berbasis ekstrak rumput laut (Ascophyllum nodosum), menghadirkan paradigma baru dalam budidaya perikanan modern. Dengan kandungan bioaktif yang kompleks—seperti fitohormon alami, DI.GROW bekerja sebagai biostimulan yang memberikan manfaat besar bagi hewan akuatik seperti ikan dan udang. Senyawa ini bekerja pada tingkat sel dan metabolisme, sehingga meningkatkan aktivitas enzim pencernaan (protease, amilase, lipase), merangsang metabolisme sel, sehingga pertumbuhan lebih cepat dan Memperkuat sistem anti-stres (heat shock proteins).
Cytokinin – Pendorong regenerasi sel dan pencernaan lebih efisien
Cytokinin membantu mempercepat pembelahan dan perbaikan sel. Pada hewan air, fungsinya sangat penting terutama di saluran pencernaan. Manfaat utama untuk meningkatkan enzim pencernaan seperti protease, amilase, dan lipase. Ini membuat ikan dan udang mampu memanfaatkan pakan secara lebih optimal, memperbaiki jaringan usus sehingga penyerapan nutrisi berlangsung lebih baik dan mendukung sistem imun, terutama dengan membantu sel-sel fagosit bekerja lebih efektif melawan penyakit.
Auxin – Penggerak metabolisme energi
Auxin, yang dikenal sebagai hormon pemicu pertumbuhan pada tanaman, di dalam tubuh hewan air justru berperan sebagai pendorong aktivitas metabolisme. Manfaat utama untuk meningkatkan produksi energi di tingkat sel, membuat pertumbuhan ikan dan udang lebih cepat, membantu penyerapan nutrisi, terutama protein dan lemak yang sangat penting untuk pembentukan otot dan meningkatkan daya adaptasi terhadap stres, misalnya ketika suhu air berubah atau kualitas air menurun.
Gibberellin – Protektor alami terhadap stres lingkungan
Gibberellin terkenal sebagai hormon pemanjang sel pada tanaman, tetapi pada hewan air fungsinya lebih banyak berkaitan dengan ketahanan tubuh. Manfaat utama untuk mengaktifkan Heat Shock Proteins (HSP), yaitu protein pelindung yang menjaga sel tetap stabil saat hewan menghadapi stres seperti panas, kepadatan tinggi, atau kadar oksigen menurun, mendorong pembentukan protein baru, terutama pada jaringan otot sehingga berat tubuh meningkat lebih cepat dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, yang biasanya muncul ketika metabolisme meningkat atau saat hewan mengalami stres.