BAHAN AKTIF FUNGISIDA YANG TIDAK BOLEH DICAMPUR

Mau tahu nggak ada beberapa bahan aktif fungisida yang tidak boleh dicampur, Apabila mencampur bahan aktif fungisida yang dilarang untuk dicampur, dampak negatif bisa terjadi lho. Misalnya, membahayakan tanaman budidayan, lebih boros, dan lainnya. Nah, jadi di sini aku bakal ngasih tahu apa saja bahan aktif fungisida yang tidak boleh dicampur. Cusss langsung baca thread nya di bawah ini.

Berdasarkan golongan, ada beberapa bahan aktif yang tidak boleh dicampur yaitu :

Foto 1. Difenokonazol Molekul

Fungisida dengan bahan aktif bitertanol, tebukonazol, difenokonazol, fenbukonazol, heksakonazol, azakonazol, bromukonazol, triadimefon, propikonazol tidak boleh dicampur karena golongannya sama, yaitu dari golongan Triazol

Foto 2. Karbendazim Molekul

Fungsida dengan bahan aktif fuberidazol, karbendazim, tibendazol, serta benomil tidak boleh dicampur karena golongannya sama, yaitu dari golongan Benzimidazol.  

Fungisida dengan bahan aktif flufenoksistrobin, koumoksistrobin, piraoksistrobin, enoksastrobin, azoksistrobin, dan pikoksistrobin tidak boleh dicampur karena golongannya sama, yaitu dari golongan Metoksi-akrilat

Fungisida dengan bahan aktif benalaksil, metalaksil, furalaksil, serta mefenoksam tidak boleh dicampur karena golongannya sama, yaitu dari golongan Asillalani

Fungisida dengan bahan aktif lodokarb, protiokarb, serta propamokarb tidak boleh dicampur karena golongannya sama, yaitu dari golongan Karbamat.  Fungisida dengan bahan aktif metiram, mankozeb, maneb, propineb, ziram, zineb, ferbam, serta tiram tidak boleh dicampur karena golongannya sama, yaitu dari golongan Ditio-Karbamat.

Foto 3. Azoksistrobin Molekul