Aplikasi D.I Grow Pada Ternak Ayam Petelur

Ayam petelur modern menghadapi berbagai tantangan: stres panas, penurunan kualitas cangkang, gangguan pencernaan, dan penurunan produksi akibat faktor lingkungan. Pupuk DI.GROW, diformulasikan dari ekstrak rumput laut Ascophyllum nodosum dari perairan dingin Atlantik Utara, hadir sebagai biostimulan alami yang kaya senyawa bioaktif dan mineral laut lengkap untuk mendukung produktivitas dan ketahanan ayam petelur.

  1. Kandungan Bioaktif Utama Pupuk DI.GROW dan Fungsinya

2. Mekanisme Kerja

1. Penyerapan Cepat

Molekul kecil dalam Pupuk DI.GROW langsung terserap ke dalam darah, mendukung metabolisme dan fungsi fisiologis ayam dengan cepat.

2. Aktivasi Mikroba Usus

Polisakarida berperan sebagai prebiotik alami, menumbuhkan mikroba baik, memperbaiki pencernaan, dan meningkatkan penyerapan kalsium serta mineral penting.

3. Modulasi Imunitas

Senyawa bioaktif seperti fucoidan meningkatkan respons imun mukosa (IgA) dan daya tahan terhadap penyakit saluran pernapasan serta pencernaan.

4. Optimasi Reproduksi & Produksi Telur

Fitohormon membantu pembentukan folikel dan oviduk, menjaga keseimbangan hormon estrogen, sehingga frekuensi bertelur meningkat dan kualitas telur stabil.

5. Perlindungan dari Stres Panas & Oksidatif

Antioksidan dan osmolit melindungi sel dari kerusakan akibat suhu tinggi dan radikal bebas — menjaga performa bertelur saat cuaca ekstrem.

3. Sinergi Pupuk DI.GROW dengan Nutrisi Pakan

Pupuk DI.GROW bekerja selaras dengan pakan untuk mendukung produksi telur optimal dan kesehatan ayam petelur.

  • Protein & Fitohormon memperkuat pembentukan albumen dan kuning telur.
  • Karbohidrat & Mannitol menjaga energi tetap stabil saat produksi tinggi.
  • Lemak & Betaine menyeimbangkan metabolisme lemak, menghasilkan kuning telur cerah dan padat.
  • Probiotik & Polisakarida meningkatkan kesehatan usus dan penyerapan nutrisi.
  • Mineral & Vitamin memperkuat cangkang dan daya tahan tubuh.

4. Perlindungan dari Stres Panas & Oksidatif

Pupuk DI.GROW membantu ayam petelur tetap produktif meski dalam cuaca panas. Kandungan antioksidan menetralkan radikal bebas, osmolit menjaga keseimbangan cairan, dan fitonutrien melindungi organ reproduksi. Selain itu, efek imunomodulator meningkatkan respons vaksin dan daya tahan tubuh. Hasilnya, produksi telur tetap stabil, mortalitas rendah, dan kualitas telur terjaga sepanjang musim.

  1. Efisiensi Produksi & Kualitas Telur

Dengan DI.GROW, pakan berkualitas, dan manajemen optimal, ayam petelur menunjukkan peningkatan performa: produksi naik hingga 15%, FCR membaik, cangkang lebih kuat, kuning telur lebih cerah, serta stres panas dan kematian turun hingga 50%.

  1. Sinergi DI.GROW dengan Probiotik, Mineral & Vitamin

Kombinasi prebiotik, probiotik, mineral laut, vitamin, dan betaine menjaga usus sehat, meningkatkan penyerapan kalsium, mengefisienkan energi, menurunkan stres, serta meningkatkan efisiensi protein dan produktivitas telur.

  1. Cara Pemberian Pupuk DI.GROW Hijau

A. Campur dalam Air Minum

  • Larutkan Pupuk DI.GROW Hijau ke air bersih.
  • Dosis: 1–3 mL per liter air minum.
  • Frekuensi: 2–3 kali per minggu, terutama saat stres (pergantian cuaca, vaksinasi, atau masa puncak produksi).
  • Pastikan air segar dan tercampur merata

B. Campur dalam Pakan

  • Campur dalam pakan basah atau mash.
  • Dosis: 0,5–1% dari berat pakan (5–10 mL per kg pakan).
  • Frekuensi: harian atau minimal 3x per minggu.
  • Pastikan pencampuran merata agar semua ayam mendapat dosis seragam
  1. Waktu Pemberian Optimal

  • Periode Starter (1–35 hari): Mendukung pertumbuhan awal, kesehatan usus, dan kesiapan reproduksi.
  • Periode Grower (36–100 hari): Meningkatkan efisiensi pakan, pembentukan organ reproduksi, dan bobot badan ideal.
  • Periode Layer / Produksi (>100 hari): Menstabilkan produksi telur, memperkuat cangkang, dan mempertahankan kualitas kuning telur.
  • Periode Stres / Cuaca Panas: Meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga produksi tetap tinggi.
  1. Tabel Panduan Dosis dan Jadwal Aplikasi untuk Ayam Petelur