Aplikasi D.I Grow Pada Ternak Ayam Pedaging
Ayam pedaging modern menghadapi berbagai tantangan: pertumbuhan cepat, stres panas, gangguan pencernaan, dan pembatasan antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan (AGP). Pupuk DI.GROW diformulasikan dari ekstrak Ascophyllum nodosum, rumput laut cokelat dari perairan dingin Atlantik Utara, hadir sebagai biostimulan alami yang kaya senyawa bioaktif dan mineral laut lengkap.
Kandungan Bioaktif Utama Pupuk DI.GROW dan Fungsinya
2. Mekanisme Kerja
- Penyerapan Cepat : Molekul kecil dalam Pupuk DI.GROW langsung masuk ke darah, sehingga fitohormon dan mineral dapat segera mendukung metabolisme dan fungsi tubuh.
- Aktivasi Mikroba Usus : Polisakarida bersifat prebiotik, mendorong pertumbuhan bakteri baik, meningkatkan kesehatan usus, dan memperbaiki penyerapan nutrisi.
- Modulasi Imunitas : Pupuk DI.GROW merangsang produksi IgA dan mengaktifkan sel T-helper, meningkatkan daya tahan tubuh ternak terhadap infeksi.
- Optimasi Metabolisme : Fitohormon dan betaine mendukung sintesis protein otot dan efisiensi energi, sehingga pertumbuhan dan performa ternak lebih optimal.
- Perlindungan Stres Panas & Oksidatif : Antioksidan dan osmolit menjaga keseimbangan cairan dan integritas sel, melindungi ternak dari stres lingkungan dan penurunan performa.
3. Sinergi Pupuk DI.GROW dengan Nutrisi Pakan
Pupuk DI.GROW tidak hanya sebagai suplemen alami, tetapi bekerja sinergis dengan nutrisi pakan untuk meningkatkan pertumbuhan, kualitas daging, dan daya tahan tubuh ternak.
- Protein & Fitohormon → Memperkuat sintesis protein otot, menghasilkan serat otot halus dan pertumbuhan lebih efisien.
- Karbohidrat & Mannitol → Meningkatkan pemanfaatan energi, mendukung pertumbuhan cepat dan metabolisme optimal.
- Lemak & Betaine → Menyeimbangkan lemak intramuskular, membuat daging empuk dan juicy.
- Probiotik & Polisakarida → Menjaga kesehatan usus, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan mencegah gangguan pencernaan.
- Mineral & Vitamin → Memberikan antioksidan lengkap, meningkatkan imun dan mengurangi stres oksidatif.
4. Perlindungan dari Stres Panas & Oksidatif
Pupuk DI.GROW melindungi ternak dari stres panas dan kerusakan oksidatif melalui beberapa mekanisme:
- Antioksidan (polifenol, fucoxanthin, Se, Zn) menetralkan radikal bebas.
- Osmolit (betaine, mannitol, sorbitol) menjaga keseimbangan cairan dan integritas sel.
- Perlindungan otot menjaga serat otot tetap padat dan juicy.
- Imunomodulasi (fucoidan & polifenol) meningkatkan aktivitas makrofag dan respons vaksin.
5. Efisiensi Pertumbuhan & Konversi Pakan
Kombinasi Pupuk DI.GROW, pakan berkualitas, probiotik, dan mineral meningkatkan performa ternak secara signifikan. Berat badan naik 8–12%, FCR turun 5–10% sehingga pakan lebih efisien, kualitas daging lebih baik, biaya produksi lebih rendah, dan stres lingkungan maupun panas dapat diatasi.
6.Sinergi Pupuk DI.GROW dengan Probiotik, Mineral & Vitamin
Kombinasi prebiotik, probiotik, mineral laut, vitamin, dan betaine mendukung usus sehat, meningkatkan mikrobiota, menekan patogen, memperkuat metabolisme dan daya tahan terhadap panas, menurunkan stres oksidatif, serta meningkatkan efisiensi protein dan kualitas daging.
7. Cara Pemberian Pupuk DI.GROW Hijau
Pupuk DI.GROW Hijau dapat diberikan melalui 2 metode utama:
Campur dalam Air Minum
- Larutkan P Pupuk DI.GROW Hijau ke dalam air bersih.
- Dosis rekomendasi: 1–3 mL per liter air minum, tergantung umur dan kondisi ayam.
- Frekuensi: 2–3 kali per minggu, terutama saat stres (pemindahan, vaksinasi, cuaca ekstrem).
- Pastikan air selalu segar dan larutan tercampur merata.
Campur dalam Pakan
- Bisa dicampur ke pakan basah atau premix pakan.
- Dosis rekomendasi: 0,5–1% dari berat pakan (misal 5–10 mL Pupuk DI.GROW Hijau per kg pakan).
- Campur merata agar semua ayam mendapatkan dosis yang sama.
- Metode ini baik untuk pemberian rutin harian.
8. Waktu Pemberian Optimal
- Periode starter (hari 1–21): mendukung pertumbuhan awal, kesehatan usus, dan daya tahan tubuh.
- Periode grower (hari 22–35): meningkatkan efisiensi pakan, pertumbuhan otot, dan bobot karkas.
Periode finisher (hari 36–42): meningkatkan kualitas daging, serat otot, dan kadar lemak intramuskular
Tabel Panduan Dosis dan Jadwal Aplikasi untuk Ayam Pedaging