APLIKASI PUPUK + BIOSTIMULAN DI.GROW PADA Padi Sawah
Tanaman padi membutuhkan ketersediaan nutrisi yang cukup dan seimbang selama seluruh fase pertumbuhannya. Selain benih unggul dan teknik budidaya yang baik, pemupukan yang efisien sangat menentukan hasil panen. DI.GROW, biostimulan berbasis ekstrak rumput laut, menjadi solusi modern untuk meningkatkan penyerapan hara dan mendukung pertumbuhan optimal. Aplikasi DI.GROW dilakukan sejak perendaman benih, fase vegetatif, hingga pengisian bulir, sehingga tanaman mendapatkan stimulasi nutrisi dan hormon secara berkelanjutan untuk memaksimalkan produktivitas.
PERENDAMAN BENIH – FONDASI AWAL PERTUMBUHAN
- Dilakukan sebelum tanam untuk merangsang pertumbuhan awal padi
- Menggunakan DI.GROW Hijau sebagai nutrisi awal dan biostimulan
Manfaat Utama:
- Meningkatkan daya kecambah benih
- Mempercepat dan menyeragamkan perkecambahan
- Meningkatkan keserempakan tumbuh bibit
- Membantu mematahkan dormansi benih
Hasil:
- Benih berkecambah lebih cepat, seragam, dan siap tumbuh optimal sejak awal
Langkah Aplikasi Perendaman Benih Padi
- Siapkan 50 ml DI.GROW Hijau dan larutkan dalam 15 liter air bersih
- Masukkan 20 kg benih padi, rendam selama 24 jam
- Setelah direndam, benih siap ditebar di bedengan persemaian
- Air sisa rendaman digunakan untuk menyiram persemaian sebagai tambahan nutrisi awal
Hasil:
- Daya kecambah meningkat, bibit tumbuh lebih cepat, kuat, dan seragam
2. FASE PERSEMAIAN: PERSIAPAN SEBELUM PINDAH TANAM
- Tahap penting pembentukan akar dan daun bibit padi
- Aplikasi DI.GROW Hijau membantu bibit tumbuh kuat dan siap pindah tanam
Waktu & Cara Aplikasi:
- Umur 10 HSS (±3 hari sebelum pindah tanam)
- Dosis: 3 ml/L air
- Disemprot merata ke daun dan batang di bedengan persemaian
Manfaat Utama:
- Akar dan batang bibit lebih kuat
- Mengurangi stres saat pindah tanam
- Bibit lebih hijau, segar, dan sehat
- Pertumbuhan awal lebih cepat dan seragam
Hasil:
- Bibit siap tanam, adaptasi cepat, dan potensi hasil lebih optimal
3. FASE VEGETATIF – PEMBENTUKAN STRUKTUR TANAMAN
- Fase pertumbuhan aktif akar, batang, dan daun
- Menentukan kekuatan tanaman dan kesiapan fase generatif
Aplikasi DI.GROW Hijau:
- Waktu: 15, 25, dan 35 HST
- Dosis: 3-5 ml/L air
- Cara: disemprot merata ke daun dan batang utama
Manfaat:
- Struktur tanaman lebih kuat dan sehat
- Penyerapan nutrisi lebih optimal
- Tanaman siap menopang malai dan pengisian bulir
Manfaat Aplikasi pada Fase Vegetatif
- Pertumbuhan daun dan batang lebih cepat dan kuat
- Akar lebih kokoh, tahan kekeringan dan kekurangan hara
- Luas daun meningkat → fotosintesis lebih optimal
- Struktur tanaman siap memasuki fase generatif
Hasil:
- Tanaman lebih tahan cekaman lingkungan
- Potensi pembentukan malai dan pengisian bulir lebih maksimal
4. FASE GENERATIF – PEMBUNGAAN & PENGISIAN BULIR
- Fase penentu jumlah dan kualitas hasil panen
- Tanaman fokus pada pembungaan, pembentukan malai, dan pengisian bulir
Aplikasi DI.GROW Merah:
- Fungsi: mendukung pembungaan & pematangan gabah (tinggi P & K)
- Waktu: 45, 55, dan 65 HST
- Dosis: 5-7 ml/L air
- Cara: semprot ke daun bendera dan malai
Hasil:
- Pengisian bulir lebih optimal
- Gabah lebih bernas dan berkualitas
Manfaat Aplikasi pada Fase Generatif
- Pembentukan bunga dan malai lebih optimal
- Pengisian bulir maksimal → gabah bernas dan berbobot
- Mengurangi kerontokan bunga dan bulir
- Hasil panen lebih seragam dan berkualitas
Kesimpulan:
- Aplikasi DI.GROW Merah tepat waktu meningkatkan produktivitas, kualitas panen, dan vigor tanaman
- Mendukung pertanian berkelanjutan
Tabel Jadwal Aplikasi Pupuk DI.Grow pada Tanaman Padi